Senin, 29 Agustus 2011

SNIPER GIGABYTE,mobo gaming versi murah


Sudahkah Anda membaca artikel kami mengenai motherboard Gigabyte G1 Assassin? Ada baiknya jika Anda membaca artikel tersebut terlebih dahulu sebelum melanjutkan membaca artikel yang satu ini.
Mengapa? Karena pada dasarnya, motherboard yang baru saja datang ke meja pengujian, ini merupakan versi “sunat” dari motherboard sebelumnya, yaitu G1 Assassins. Gigabyte menamakan motherboard ini dengan nama Gigabyte G1 Sniper, salah satu dari tiga motherboard yang termasuk dalam kelompok G1-Killer. Tema yang diusung juga masih sama, yaitu memiliki nuansa warna militer yang didominasi dengan warna hitam dan hijau.
Ada beberapa perbedaan yang mencolok antara Assassin dengan Sniper. Satu hal yang paling terlihat adalah ditiadakannya slot PCI-express x16 keempat yang membuat motherboard ini hanya mendukung multi-GPU sampai tiga buah (Triple SLI atau Crossfire). Selain itu, phase powernya juga diturunkan dari 16 ke 8 phase saja. Lalu, bagaimana spesifikasi lengkap serta kinerja dari motherboard ini? Baca artikel ini hingga akhir.

Spesifikasi

CPUIntel® Core™ i7 series LGA1366
QPI4.8GT/s, 6.4GT/s
ChipsetNorth Bridge: Intel® X58 Express Chipset
South Bridge: Intel® ICH10R
Memory
  • 6 x 1.5V DDR3 DIMM sockets supporting up to 24 GB of system memory
  • 3/Dual channel memory architecture
  • Support for DDR3 2200/1333/1066/800 MHz memory modules
  • Support for non-ECC memory modules
  • Support for Extreme Memory Profile (XMP) memory modules
Audio
  • 1 x Creative CA20K2 chip
  • Support for Dolby® Digital Live and DTS™ Connect
  • Support for X-Fi Xtreme Fidelity® and EAX® Advanced HD™ 5.0 technologies
  • High Definition Audio
  • 2/4/5.1/7.1-channel
  • Support for S/PDIF Out
LAN1 x Bigfoot Killer E2100 chip (10/100/1000 Mbit)
Expansion Slots
  • 2 x PCI Express x16 slots, running at x16 (PCIEX16_1, PCIEX16_2)
  • 1 x PCI Express x16 slot, running at x8 (PCIEX8)
  • 2 x PCI Express x1 slots
  • 1 x PCI slot
Multi-Graphics TechnologySupport for 2-Way/3-Way ATI CrossFireX™/NVIDIA SLI technology
Storage InterfaceSouth Bridge:
  • 6 x SATA 3Gb/s connectors (SATA2_0~SATA2_5) supporting up to 6 SATA 3Gb/s devices
  • Support for SATA RAID 0, RAID 1, RAID 5, and RAID 10
Marvell 88SE9182 chip:
  • 2 x SATA 6Gb/s connectors (GSATA3_6, GSATA3_7) supporting up to 2 SATA 6Gb/s devices
  • Support for SATA RAID 0 and RAID 1
JMicron JMB362 chip:
  • 2 x eSATA 3Gb/s connectors (eSATA/USB Combo) on the back panel, supporting up to 2 SATA 3Gb/s devices
  • Support for SATA RAID 0, RAID 1, and JBOD
USBSouth Bridge:
Up to 12 USB 2.0/1.1 ports (6 on the back panel, including 2 eSATA/USB Combo, 6 via the USB brackets connected to the internal USB headers)
1 x Renesas D720200 chip and 2 x VLI VL810 hubs:
Up to 4 USB 3.0/2.0 ports (2 on the back panel, 2 via the USB bracket connected to the internal USB header)
Internal I/O Connectors
  • 1 x 24-pin ATX main power connecto
  • 1 x 8-pin ATX 12V power connector
  • 2 x SATA 6Gb/s connectors
  • 6 x SATA 3Gb/s connectors
  • 1 x CPU fan header
  • 1 x system fan header
  • 3 x fan headers
  • 1 x front panel header
  • 1 x front panel audio header
  • 1 x S/PDIF Out header
  • 3 x USB 2.0/1.1 headers
  • 1 x USB 3.0/2.0 header
  • 1 x clearing CMOS jumper
  • 1 x heatsink LED power connector
Back Panel Connectors
  • 1 x PS/2 keyboard port
  • 1 x PS/2 mouse port
  • 1 x optical S/PDIF Out connector
  • 1 x coaxial S/PDIF Out connector
  • 1 x CPU overclocking button
  • 4 x USB 2.0/1.1 ports
  • 2 x USB 3.0/2.0 ports
  • 2 x eSATA/USB Combo connectors
  • 1 x RJ-45 port
  • 5 x audio jacks (Center/Subwoofer Speaker Out, Rear Speaker Out, Side Speaker Out, Line In/Mic In, Line Out)
I/O ControlleriTE IT8720 chip
BIOS
  • 2 x 16 Mbit flash
  • Use of licensed AWARD BIOS
  • Support for DualBIOS ™
  • PnP 1.0a, DMI 2.0, SM BIOS 2.4, ACPI 1.0b
Form FactorATX Form Factor; 30.5cm x 26.4cm

Tips mudik asik gamer


Tidak terasa, satu bulan penuh sudah kita berpuasa dan kemenangan yang dijanjikan hampir tiba di depan mata. Kebaikan hati Sang Khalik untuk memberikan kesempatan bagi kita untuk kembali menjadi fitri adalah anugerah yang memang tidak terbandingkan. Di Indonesia, sisi spiritual dari sebuah perayaan Idul Fitri juga hidup berbarengan dengan nilai antropologisnya yang tidak terpisahkan. Lebaran selalu dibarengi dengan proses pergerakan manusia secara masif dari kota-kota besar menuju ke kampung halaman mereka masing-masing. Sebuah fenomena yang kita kenal sebagai “mudik”.
Mudik memang menjadi peristiwa luar biasa yang menarik untuk disimak. Untuk Anda yang menjalaninnya, pulang ke kampung halaman menjadi sebuah kebiasaan yang harus dilakukan. Kesempatan untuk kembali berkumpul dengan orang-orang yang disayangi dan menghabiskan waktu menyenangkan bersama adalah sebuah kemewahan yang sulit ditemukan sekarang. Ketika dunia berputar begitu cepat dan memaksa kita untuk melupakan kehidupan pribadi, Idul Fitri berperan sebagai rem untuk mengingat kembali siapa diri kita sebenarnya.
Seberapa banyak dari kita yang sering merasa kelelahan ketika berusaha mudik ke kota asal? Transportasi darat membutuhkan waktu hingga berjam-jam, bahkan lebih dari menghabiskan hari. Udara dan laut yang lebih singkat juga menghadirkan pengalaman yang hampir serupa. Jumlah penumpang yang masif juga membuat perjalanan seperti ini sulit untuk dinikmati. Kelelahan dan kebosanan menghantui mereka yang melakukan “migrasi” ini. Tidak terkecuali bagi para gamer. Untungnya untuk kita, senjata favorit selalu tersedia untuk mengalahkan semua perasaan tersebut. Tentu saja yang kita bicarakan adalah video game!
Namun untuk sebuah perjalanan jauh, persiapan lebih matang dibutuhkan untuk membuat aktivitas gaming menjadi maksimal dan menyenangkan. Jangan sampai keinginan Anda bermain game justru akan membuat mudik Anda lebih melelahkan dan membuat tidak nyaman. Apa saja yang harus dipersiapkan? Tips dan trik apa saja yang diperlukan untuk menghilangkan kebosanan?

Pilih Handheld Favorit Anda

Mobilitas dan video game berarti menunjuk ke satu kata, yakni handheld. Perangkat gaming portable yang memang didesain untuk dimainkan di mana pun dan kapan pun ini menjadi pilihan paling bijaksana untuk bermain game ketika mudik. Ringan dan kecil dan pilihan game yang beragam akan siap menemani perjalanan Anda. Tentu saja ini tidak merujuk hanya ke PSP dan Nintendo DS belaka. Kemampuan ponsel masa kini untuk berperan sebagai perangkat multimedia yang mumpuni juga bisa dieksplotasi di sini. Membawa konsol dan televisi 32 inchi selama perjalanan akan membuat Anda tampak seperti orang gila.

Lebih Baik dengan Game Casual!

Varian game yang bisa dimainkan dengan handheld memang beragam, datang dengan berbagai judul dan genre. Walaupun Anda seorang gamer hardcore sekalipun, mudik bukanlah waktu yang tepat untuk menjajal konsisten dan kemampuan Anda bermain game seperti ini. Inti dari gaming selama perjalanan adalah untuk menghasilkan kesenangan dan membuat waktu lebih cepat bergerak. Tidak ada yang lebih baik untuk menghasilkan efek seperti ini selain sebuah casual game. Sebuah game yang hanya membutuhkan command sederhana, tanpa plot yang berat dan elemen yang kompleks akan menjadi teman yang lebih cocok. Waktu-waktu seperti ini juga akan cocok untuk leveling dan farming jika ada game RPG yang belum Anda selesaikan. Sekadar menghabiskan waktu.

Cadangan! Cadangan! Cadangan!

Ya enggak sampai pakai ini juga..
Perjalanan memang terkadang membutuhkan waktu tempuh yang teramat lama, bahkan melebihi kemampuan baterai perangkat gaming kita. Tidak ada baterai sama dengan tidak ada gaming selama perjalanan. Ini akan membuat Anda terperangkap dalam mimpi buruk kebosanan hingga tujuan. Salah satu cara terbaik adalah menyediakan baterai cadangan sebagai back-up. Walaupun sering dijual dalam paket yang terpisah, baterai cadangan menjadi senjata yang sangat dibutuhkan. Alternatif lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan membeli alat charging portable. Namun tentu juga harus dipikirkan apakah media transportasi Anda memungkinkan untuk melakukan proses charging.

Gunakan Headset untuk Suara

Salah satu hal yang penting untuk dilakukan namun sering dilupakan dalam perjalanan jauh adalah menggunakan headset sebagai media suara handheld. Mengapa? Selain meminimalisasi kemungkinan mengganggu kenyamanan orang lain, headset akan sangat membantu menghemat penggunaan baterai. Dibandingkan dengan suara yang keluar dari speaker, headset akan memberikan keuntungan ganda: suara yang lebih jelas dan jam permainan yang lebih lama. Jadi, pastikan Anda membawanya.

Istirahat Setiap 30 Menit

Terserap dan terperangkap dalam sebuah video game yang dimainkan adalah sesuatu yang lumrah. Namun, bukan berarti Anda boleh melakukannya tanpa beristirahat. Untuk menjaga kapasitas energi, ada baiknya jika kita beristirahat sejenak untuk setiap 30 menit permainan dan menikmati pemandangan selama perjalanan ini. Perlu diingat juga, bagi mereka yang mudik lewat darat, kondisi jalan di Indonesia seringkali tidak rata dan berguncang. Berusaha untuk berfokus ke layar handheld dalam waktu lama dalam kondisi penuh gerakan akan jadi pekerjaan yang sulit dan mudah membuat indra penglihatan lelah. Jadi, jangan memaksakan mata. Mainkan game ketika memang memungkinkan.

Jangan Pamer!

Sebuah handheld gaming memang tidak termasuk hal yang mewah dan luar biasa di kota besar. Naun, bagi kota-kota kecil dan terpencil, permainan seperti ini merupakan sebuah kemewahan yang masih sulit untuk didapatkan. Jadi, gunakan sedikit kebijaksaan Anda dan minimalisasi kemungkinan untuk memunculkan kesenjangan sosial dengan orang lain yang belum Anda kenal. Handheld itu untuk keperluan gaming, bukan untuk dipamer-pamerkan kepada mereka yang belum berpunya. Semuanya untuk kebahagiaan bersama.